Waspada Perlu, Panik Jangan! (2)

0 201

Kiblatmuslimah.com – Dalam pandangan TCM (Traditional Chinese Medicine), ada beberapa prinsip yang mungkin bisa dilakukan untuk mencegah, menghalau, menghambat masuknya virus ke dalam tubuh.

Pertama
Virus dan bakteri akan masuk dan berkembang ke dalam tubuh jika calon penderitanya lembab. Lembab yang dimaksud adalah di meredian maupun organ, terutama pencernaan dan pernafasan (paru-paru dan usus besar, limpa dan lambung). Dari prinsip pertama ini, sangat penting menjaga agar kedua organ berpasangan tersebut selalu hangat. Caranya dengan membatasi “dingin” masuk ke dalam tubuh (melalui AC ataupun kipas angin); menjaga untuk tidak makan makanan yang lembab dan dingin; perbanyak makan dan minum yang berasal dari hasil bumi, bukan bentuk olahan apalagi instan; menghindari terpapar angin di malam hari; berjemur saat matahari mulai naik, dll.

Kedua
Dalam pandangan teori 5 unsur, ada sebuah kaidah MEMUPUK TANAH UNTUK MEMPERBANYAK LOGAM. Kaidah tersebut artinya untuk menguatkan paru-paru dan usus besar. Seseorang harus menguatkan limpa dan lambungnya. Mengonsumsi tonik limpa dan lambung sepertinya bisa menjadi sarana ikhtiar yang memungkinkan. Untuk membuat ramuan tonik limpa dan lambung (tolibung), bisa dengan resep di bawah ini:

Bahan-bahan :
– 1/2 rimpang temulawak basah
– 1 rimpang biang kunyit basah
– 1/4 rimpang jahe merah
– 1/2 sdm adas
– 5 butir kapulaga
– 1 batang kayu manis
– 1/4 sdm garam himalaya

Cara meramu:
Semua bahan dicuci bersih dengan air mengalir. Khusus rimpang, diiris tanpa dikupas kulitnya.
Tambahkan air lalu direbus dengan api sedang (tidak besar dan tidak kecil). Rebus dengan air 5 gelas, sisakan hingga menjadi 3 gelas.

Pindahkan ke gelas khusus sambil disaring. Minum sehari 3x sebelum makan.
Resep di atas untuk 1 orang. Jika dalam 1 keluarga ada 3 sampai 5 orang maka jumlah bahan dan ramuan ditambahkan.

Secara teori TCM, ramuan temulawak dan biang kunyit berfungsi untuk menguatkan organ dalam yaitu limpa, lambung dan liver serta kantung empedu. Dengan adanya tambahan jahe, kapulaga serta adas maka akan sangat bermanfaat untuk menjaga kehangatan di paru-paru, usus besar serta jantung. Garam himalaya akan membuat ginjal selalu dalam stamina terbaiknya.

Selain resep di atas, konsumsi 4 butir kapsul sambiloto dan daun kelor setiap hari. Insya Allah akan membantu. Namun, herbal ini tidak boleh dikonsumsi jika Anda penderita gangguan jantung dan ginjal yang sudah berat.

Ketiga
Melakukan terapi bekam, akupuntur maupun akupresur. Terapi yang bertujuan untuk meningkatkan stamina dan memperbaiki sirkulasi darah. Untuk akupuntur dan akupresur lakukan di titik Lu5, Li4, Pc6 pada tangan dan Lr 3, Sp6, St 36 pada kaki.

Keempat
Perkuat Ibadah. Bagaimanapun juga, semua makhluk di dunia ini adalah ciptaan Allah. Virus corona mungkin adalah salah satu tentara yang Allah turunkan untuk memberi peringatan serta menguji hamba-hamba-Nya. Perkuat ibadah dengan tilawah Alquran, qiyamul lail dan ibadah lainnya. Ibadah akan menguatkan Qi dan Shen. Insya Allah tubuh akan membentuk tentara lainnya yang bernama antibodi dan antivirus alami.

Wallahu a’lam

Mari berdoa agar Allah melindungi diri kita dan keluarga dari marabahaya yang datang dari dalam maupun luar. Aamiin.

Tulisan ini saya buat sesuai pengetahuan yang saya miliki, apabila ada kesalahan semoga dapat diluruskan.

Mari kita berdoa, berlindung dari virus dan penyakit yang berbahaya.

اللّٰهُمَّ إنيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَ الْجُنُوْنِ وَ الْجُذَامِ وَ سَيّئِ الأَسْقَامِ

“Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari penyakit kusta, kegilaan, lepra dan penyakit-penyakit yang jelek“. (HR. Abu Dawud 1554 dan Nasa’i 5493 Sanad Shahih, Maktabu’ Al Ma’arif Riyadh)

Sumber:

– IDI (Ikatan Dokter Indonesia)

– Berita CNN Indonesia

– https://www.eramuslim.com/berita/nasional/virus-corona-sudah-di-level-tertinggi-anies-baswedan-terbitkan-instruksi-gubernur.html
-https://m.caping.co.id/news/detailvi?utm_content=1023132970&utm_source=6774272&di=3c49f9a4-386e-46b9-ba0d-4676e5d14db2&clientWidth=360.0

– https://www.wartaekonomi.co.id/read270326/baru-tiba-di-cilegon-tanpa-karantina-tka-china-diduga-terinfeksi-virus-corona

– ShahihFiqih.com

– dll.

Bekasi, Jawa Barat, 2 Maret 2020
Diinfokan oleh:

Alfaqir,
Al Ustadz Abu Fayadh Muhammad Faisal, S.Pd, M.Pd, I bin Dr. H. Subo Sukamto Abu Ramadhan, M.Sc bin Robikun حفظه اللّٰه تعالى
(Aktivis Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat, Praktisi PAUDNI/Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal dan Informal, Aktivis Pendidikan dan Kemanusiaan)

Diedit tulisan ini oleh istri Ustadz Abu Fayadh Muhammad Faisal Al Jawy al-Bantani yakni: Ummu Fayadh Indah Sari, S.Pd bin Wardi

Edit by Fauz

Leave A Reply

Your email address will not be published.