Kisah Wanita Tua Dari Bani Israil

0 159

Kiblatmuslimah.com – Sebuah kisah wanita tua dari Bani Israil. Beliau memanfaatkan peluang emas untuk mendapatkan derajat tinggi di jannahNya. Pada waktu itu Nabi Musa as keluar dari Mesir bersama Bani Israil. Nabi Musa as bertemu dengan salah seorang wanita tua dari Bani Israil dan memintanya untuk menunjukkan kuburan Nabi Yusuf as. Maksud Nabi Musa as untuk membawa jasad Nabi Yusuf as. 

 

Nenek ini menolak permintaan Nabi Musa as. Wanita tua tersebut mau menunjukkan dengan syarat. Syaratnya ialah dia harus menyertai Nabi Musa as pada hari kiamat di jannah. Dan apakah Allah memberikan permintaan wanita tua tersebut? Inilah kisah wanita tua dari Bani Israil.

 

Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW menceritakan sebuah kisah tentang Nabi Musa as dan Bani Israil. Berikut ini kisahnya:

 

Dari Abu Musa, beliau berkata, “Seorang badui datang kepada Nabi Muhammad SAW, kemudian beliau memuliakannya dan berkata, ‘Kemarilah!’ Orang badui itu lalu mendatangi Rasulullah SAW. Kemudian Rasulullah SAW bersabda, (Dalam riwayat lain, Rasulullah SAW turun dari tunggangan beliau lalu memuliakannya. Beliau berkata kepada orang itu, ‘Kemarilah bersama kami!’ Orang badui itu lalu mendatangi beliau. Kemudian Rasulullah SAW bersabda,)

 

‘Sebutlah yang engkau inginkan!’ Orang badui menjawab, “Saya ingin unta dan pelananya, serta kambing yang dapat diperah untuk memberi minum keluarga saya”.

 

Rasulullah SAW lalu bersabda, ‘Apakah kalian tidak menginginkan, seperti yang diinginkan oleh wanita tua dari Bani Israil?’

 

Para sahabat bertanya, ‘Wahai Rasulullah, siapa yang dimaksud wanita tua dari Bani Israil itu?’

 

Rasulullah SAW berkata, ‘Musa ketika pergi dari Mesir bersama Bani Israil. Mereka tersesat di jalan’.

 

Musa bertanya, ‘Apa sebabnya menjadi begini?’ Orang-orang berilmu dari Bani Israil menjawab, ‘Kami beritahukan kepadamu. Nabi Yusuf as ketika menjelang wafatnya membuat perjanjian dengan kami yang dipersaksikan oleh Allah, yaitu agar tidak keluar dari Mesir kecuali membawa jasad beliau bersama kami’.

 

Musa as berkata, ‘Kalau begitu, siapa yang mengetahui letak kuburnya?’ Mereka berkata, ‘Diantara kami tidak ada yang tahu letak makam beliau, kecuali seorang wanita tua dari Bani Israil”’.

 

Lalu Musa as mengutus orang untuk memanggilnya. Hingga wanita tersebut datang kepada Musa as. Musa as berkata kepada wanita itu, ‘Tunjukkan kepada kami letak makam Nabi Yusuf!’ Wanita tersebut berkata, ‘Demi Allah tidak akan aku lakukan sampai engkau mentaati ketentuanku’.

 

Musa bertanya, ‘Apa ketentuanmu itu?’ Wanita tersebut berkata, ‘Jadikan aku penghuni surga bersamamu!’ Nabi Musa pun enggan memenuhinya, hingga Allah mewahyukan kepada Musa agar mentaati ketentuan tersebut. Lalu mereka pergi ke mata air dari sebuah danau. Wanita tersebut berkata, ‘Keringkan airnya, lalu gali dan keluarkanlah jasad Nabi Yusuf!’ Ketika jasadnya diangkat, jalan pun seketika menjadi jelas bagaikan terangnya siang”. (HR. Abu Ya’la dalam Musnadnya 1/344, Al Hakim 2/404-405)

 

Syarat wanita tua tersebut dikabulkan oleh Allah. Wanita tua Bani Israel tahu bahwa doa seorang Nabi adalah doa yang akan diijabahi.

 

(Rikawa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.