Wanita Cerdas itu Kamu

0 115

Kiblatmuslimah.com – Lampung, “Wanita Cerdas itu Kamu, Iya Kamu”, begitulah tema talkshow kemuslimahan yang diselenggarakan oleh Formasi Muslimah Lampung, Ahad pagi (19/2).

Dengan menghadirkan dua pemateri yang inspiratif yakni Ummu Khaira, aktivis dakwah multi talenta sekaligus dosen jurusan THP UNILA dan Ustadzah Heni Lathifah, Pimred Majalah Ibunda dan ustadzah Ponpes Al-Muhsin Metro.

Talkshow ini bertujuan untuk membangun karakter para muslimah yang berakhaqul karimah, berhati sehat dan berintelektual tinggi. Talkshow ini disponsori oleh Ponpes Al-Muhsin Metro, Qur’an First Indonesia, Baitul Qur’an, Ponpes Babul Hikmah, Ponpes Al-Mujtama,  Afifah Collection,  Ayyesha Collection,  Anwar Herbatama dan Ceria Citra.

Acara yang merupakan agenda tahunan Formasi Muslimah Lampung ini telah berhasil menarik antusias para muslimah penuntut ilmu. Hal ini terlihat dari para peserta talkshow yang berasal dari kalangan remaja, mahasiswa,  dan ibu-ibu dari berbagai wilayah seperti kota Metro, Gedong Tataan, Natar, Tanjung Bintang, dan wilayah lainnya.

Dari hasil wawancara yang dilakukan, salah satu peserta bernama Lela mengungkapkan, “Bagus kok. Sering-sering diadain lagi, waktunya diperpanjang  karena materinya enak.”

Berikut kami rangkum materi talkshow.

Intelektual

Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam At-Tirmidzi, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menyampaikan bahwa orang yang cerdas adalah orang yang sibuk mengoreksi dirinya dan mempersiapkan amal untuk kehidupan setelah mati.

Muslimah dan Kecerdasannya

Wanita adalah gerbang besar kejayaan Islam. Kita dapat melihat kisah ibunda Shalahuddin Al-Ayyubi, ibunda Muhammad Al-Fatih, ibunda Imam Syafi’i yang telah berhasil melahirkan generasi pembangkit kejayaan Islam melalui rahim ketaatan mereka.

Adapun karakteristik cerdas antara lain sebagai berikut:

  1. Mengerti Tujuan Hidup

Tolak ukur kesuksesan seorang wanita adalah terlihat dari ketaatan dan ketundukannya kepada Allah dan rasul-Nya.

  1. Tahu Jati Diri

Ibu-ibu pada hari ini harus mengarahkan anak-anak gadisnya untuk mengetahui jati dirinya. Jati diri kita sebagai seorang muslimah adalah kita beriman kepada Allah, tunduk dan patuh kepada Allah berdasarkan QS. Adz Dzariyat ayat 54.

  1. Naafi’un lin nas

Bermanfaat bagi manusia sesuai dengan fitrah yang Allah ciptakan. Laki-laki dan wanita bermanfaat dengan peranan masing-masing.

  1. Kreatif dalam memecahkan masalah

Setiap masalah membutuhkan solusi dan solusi dari masalah itu adalah ilmu.

3 Aspek yang Mendukung Seseorang sampai Tingkatan Intelektual

  1. Basis keimanan yang kuat untuk menjalankan intelektualitasnya.

Berdasarkan QS. Fathir: 28

Abu Jahl adalah orang yang cerdas pada zamannya. Dia ahli dalam strategi perang, syair dan berkuda. Namun kenapa dia disebut sebagai Abu Jahl atau bapak kebodohan? Karena dia tidak memikirkan siapa penciptanya. Ia menyembah berhala, menyandarkan dirinya kepada batu. Jika ia menemui batu yang lebih indah, ia buang batu yang semula ia bersandar kepadanya.

  1. Dapat dan Mampu Menggunakan Akalnya secara Efektif.
  2. Dapat Mengaktualisasi Intelektualitasnya pada diri, keluarga, dan masyarakat.

Demikian materi kajian Formasi Muslimah Lampung, semoga bermanfaat.

[Maharani]

Leave A Reply

Your email address will not be published.