Tudingan BNPT, Tidak Berpengaruh bagi Kami

0 135

KIBLAtMUSLIMAH.COM-Solo – Pernyataan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terkait 19 pesantren yang dituduh radikal membuat beberapa ulama dan aktivis Islam geram. Pasalnya BNPT tidak mempunyai indikator yang jelas mengenai kriteria pesantren dikatakan radikal. Tudingan tersebut hanya melihat dari riwayat pendidikan tersangka kasus pidana terorisme.

Menanggapi hal itu, Ustadzah Siswati selaku staf pengajar di ponpes Darusy Syahadah—salah satu pondok yang disebut BNPT—membantah tuduhan tersebut. Beliau menilai tuduhan BNPT tidak beralasan, karena pihak BNPT belum pernah melakukan konfirmasi. Baik mendatangi ataupun meneliti secara ilmiah kepada pihak pesantren.

Kejadian itu juga tidak memberikan dampak signifikan terhadap internal pesantren. “Alhamdulillah meskipun ramai dibicarakan, KBM di pondok Darusy Syahadah berjalan seperti biasa. Para santri tidak terpengaruh dalam belajar, dan orang tua/ wali murid pun tidak ketakutan  apalagi menarik anaknya dari pondok pesantren,” tutur beliau kepada Kiblat Muslimah, Jum’at (05/02).

“Sikap yang ditunjukkan para orang tua kami yakini merupakan bentuk rasa percaya dan testimoni orang tua bahwa kami hanya mengajarkan akhlak yang baik kepada anak didik kami,” imbuhnya.

Wanita yang biasa dipanggil Ustadzah Sis itu juga tetap berfikir positif atas kejadian ini. “Setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Hikmah dengan adanya tuduhan ini semoga Darusy Syahadah bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Meski demikian, kata beliau, untuk membuktikan tudingan tersebut pihak BNPT hendaknya mendatangi bahkan menginap dan membuktikan secara ilmiah ke pondok pesantren yang dituduh radikal.

Terakhir, saat ditanya apakah hal itu berpengaruh dalam aktifitas dakwahnya, beliau mengatakan memang ada pengaruhnya. “Pengaruh yang positif insyaaAllah, soalnya jadi tambah terkenal,” ujarnya sembari tersenyum. 

 

Reporter: Rikyuni

Editor: Shofiyatul Wardah

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.