Pijat Aromaterapi Lavender Meredakan Nyeri Haid

0 151

Kiblatmuslimah.com – Menstruasi merupakan proses alami seorang perempuan, yaitu peristiwa pengeluaran darah, mukus (lendir) dan sel-sel dari rahim akibat meluruhnya dinding rahim bagian dalam, yang keluar melalui vagina, disertai dengan sel telur yang tidak dibuahi. Menstruasi terjadi setiap 28 hari selama tahun-tahun reproduktif, meskipun siklus normal dapat terjadi antara 28–42 hari. Periode keluarnya darah ini berlangsung 4- 5 hari, selama waktu tersebut 50–60 ml darah keluar.

 

Nyeri Haid

Nyeri haid atau dismenorea merupakan masalah yang terkait dengan menstruasi, yaitu nyeri singkat sebelum atau selama menstruasi. Nyeri dimulai beberapa jam sebelum atau bersamaan dengan menstruasi dan berlangsung selama 48-72 jam. Peningkatan produksi prostaglandin (jenis hormon) dan pelepasannya dari dinding rahim selama menstruasi menyebabkan kontraksi rahim yang tidak terkoordinasi dan tidak teratur sehingga timbul nyeri.

Wanita yang mengalami nyeri haid mempunyai tekanan dalam rahim (intrauteri) lebih tinggi dan memiliki kadar prostaglandin dua kali lebih banyak dalam darah menstruasi. Kontraksi rahim lebih sering terjadi dan tidak terkoordinasi. Akibat peningkatan aktivitas rahim ini, aliran darah menjadi berkurang sehingga rahim terasa nyeri. Nyeri haid terjadi di perut bagian bawah tetapi dapat menyebar hingga ke punggung bawah dan paha.

Nyeri juga bisa disertai kram perut yang parah. Kram tersebut berasal dari kontraksi dalam rahim, yang merupakan bagian normal proses menstruasi, dan biasanya pertama dirasakan ketika mulai perdarahan dan terus berlangsung hingga 32–48 jam.

Nyeri pada saat menstruasi menimbulkan ketidaknyamanan pada wanita. Rasa nyeri yang hebat di sekitar bagian bawah menyebabkan kesulitan berjalan, tidak nafsu makan, mual, muntah dan bahkan sampai pingsan. Wanita yang mengalami nyeri saat menstruasi ini sampai tidak bisa mengerjakan aktifitas rutinnya, sehingga harus istirahat dan membolos dari sekolah.

 

Aromaterapi

Aromaterapi adalah terapi menggunakan minyak esensial dari tanaman yang disebut minyak atsiri untuk membantu memperbaiki kesehatan, membangkitkan semangat, gairah, menyegarkan, menenangkan jiwa, dan merangsang proses penyembuhan. Lavender berguna sebagai obat penenang, meringankan nyeri dan mengubah persepsi nyeri.

Aromaterapi merupakan bagian dari terapi pengobatan komplementer yang telah diatur dalam PERMENKES RI No. HK 02.02/MENKES/148/I/2010. Pemberian aromaterapi dapat diberikan memalui pemijatan (massase effurage), pengolesan, mandi, dihirup, dan kompres dengan tehnik panas atau dingin.

Pijat aromaterapi merupakan cara yang populer karena bekerja dalam beberapa cara pada waktu yang sama. Kulit menyerap minyak essensial dan aromaterapi yang masuk melalui pernafasan, ditambah dengan terapi fisik dari pijatan itu sendiri. Karena minyak esensial sangat berbahaya bila digunakan langsung ke kulit dalam bentuk minyak yang murni. Minyak esensial baru bisa digunakan setelah dilarutkan dengan minyak dasar seperti, minyak zaitun, minyak kedelai atau minyak kelapa.

Aromaterapi yang digunakan dengan teknik pijat, merupakan cara yang sangat digemari untuk menghilangkan rasa lelah pada tubuh, memperbaiki sirkulasi darah dan merangsang tubuh untuk mengeluarkan racun serta meningkatkan kesehatan pikiran

Tehnik massage effeurage merupakan teknik memijat dengan tenang berirama, bertekanan lembut ke arah bawah, lambat, dan panjang atau tidak putus-putus. Teknik massage effleurage bertujuan untuk meningkatkan sirkulasi darah, memberi tekanan, dan menghangatkan otot abdomen dan meningkatkan relaksasi fisik dan mental. Effleurage merupakan teknik pijat yang aman, mudah, tidak perlu banyak alat, ekonomis, tidak memiliki efek samping dan dapat dilakukan sendiri atau dengan bantuan orang lain.

 

Cara pemijatan aromaterapi lavender (massage effeurage):

  1. Cuci tangan
  2. Posisi duduk atau berbaring
  3. Tuangkan aromaterapi lavender yang telah dicampur dengan minyak zaitun atau minyak tambahan lainnya (secukupnya di tangan, dengan dosis pengenceran 2 tetes minyak esensial ditambah 1 ml minyak tambahan)
  4. Ratakan minyak pada perut
  5. Lakukan massage effuerage 10 menit dengan cara meletakkan satu atau kedua telapak tangan pada perut dan secara bersamaan digerakkan, melingkar ke arah pusat ke simpisis atau dapat juga menggunakan satu telapak tangan dengan gerakkan melingkar atau satu arah. Lakukan usapan dengan ringan dan tanpa tekanan kuat, tetapi usahakan ujung jari tidak lepas dari permukaan kulit.
  6. Cuci tangan

referensi

[Wulan]

 

Referensi:

Klossner & Hatfieled, 2006. Introductory Maternity & Pediatric Nursing. Lippincott: Williams & Wilkins

Purwanti & Sarwinanti, 2015, Pengaruh Pemberian Aromaterapi Lavender Terhadap Tingkat Nyeri Disminorea Pada Siswi SMAN I Kasihan Bantul Yogyakarta

Reeder & Martin, 2011. Keperawatan Maternitas : Kesehatan Wanita, Bayi dan Keluarga. 18 edisi. Jakarta : EGC

Sun-Hee Han. 2012. Effect of Aromatherapy on Symptoms of Dysmenorrhea in College Students : A Randomized Placebo-Controlled Clinical Trial. Vol. 12. The Journal of Alternative and Complementary Medicine.

Snyder, Mariah & Lindquist, Ruth. 2012. Complementary/Alternative Therapies in Nursing. 4th Edition. New York : Springer Publishing Company.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.