Obat “Kimia” Racun?

0 170

Kiblatmuslimah.com – Kita sering mendengar orang mengatakan obat kimia adalah racun. Mungkin kita juga termasuk yang meyakininya. Namun, apa benar pil yang kita dapat saat periksa ke dokter membahayakan tubuh? Jawabannya, tentu tidak berbahaya.

Ini adalah persepsi salah yang terjadi di masyarakat. Orang-orang mengira obat dari dokter adalah kimia sintetis, tidak alami, bukan dari alam. Padahal, yang benar adalah obat kimia itu isolat alam atau biakan murni dari alam.

Dikatakan isolat alam karena memang obat ini dari bahan alam yang diproses sedemikian rupa. Jadi obat kimia tidak 100% sintetis atau buatan. Walaupun dalam proses pembuatannya memang menggunakan bahan kimia. Namun tidak lantas obat tersebut menjadi racun dan berbahaya bagi tubuh.

Bahan kimia yang digunakan sesuai dosis dan diberikan ke pasien dengan indikasi tertentu. Jika obat kimia diberikan ke pasien dan diminum sesuai anjuran dokter maka dapat menyembuhkan dengan izin Allah Subhanahu wa ta’ala.

Ketika kita sakit, lebih baik periksa dulu sebelum membeli obat ke apotik. Agar tidak salah dosis dan indikasi. Penyakit bisa datang dengan gejala sama akan tetapi berbeda jenisnya. Terpenting tidak berlebihan dalam “antikimia”.

Sebagai analogi, apakah kita dapati seluruh orang di rumah sakit, baik pasien, dokter, perawat dan yang lain mengalami keracunan? Ternyata tidak, inilah contoh paling mendekati bahwa obat kimia bukanlah racun. Dengan catatan, diberikan sesuai dosis dan indikasi. Wallahu a’lam.

Penulis: Nur Fadhilah, Amd.

Sumber: Kajian dr. Raehanul Bahraen, M.Sc., Sp. PK dalam https://youtu.be/UZmUHbwpO9s

Leave A Reply

Your email address will not be published.