Nasihat tentang Zina

0 101

 

Kiblatmuslimah.com – Zina adalah dosa besar dan perbuatan keji. Pelakunya diancam oleh Allah ‘Azza wa Jalla dengan hukuman di dunia, alam barzakh dan akhirat.

 

Hukuman di dunia:

 

  1. Jika pelakunya masih bujang, maka ia didera seratus kali. Kalau menikah maka ia dirajam (dilempar batu) sampai mati.

 

  1. Dikhawatirkan tercabutnya keimanan. Nabi Shalallahu ‘Alahi wa Sallambersabda, “Tidaklah beriman orang berzina ketika ia berzina.” (HR. Bukhari dan Muslim)

 

Adapun hukuman di alam kubur, ada suatu hadist yang menerangkan. Rasulullah pernah didatangi oleh malaikat Jibril dan Mikail, lalu keduanya mengajak pergi.

 

Beliau Shalallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Kami mendatangi sebuah tungku besar yang atasnya sempit dan bawahnya luas. Di dalamnya terdengar suara-suara (teriakan). Maka kami melihat ke dalamnya. Ternyata di situ ada beberapa orang laki-laki dan perempuan yang telanjang. Tiba-tiba datang nyala api dari arah bawah mereka. Jika nyala api tersebut datang maka mereka pun berteriak-teriak (karena panas yang sangat).

 

Aku bertanya, ‘Siapakah mereka itu, wahai Jibril?’ Jibril menjawab, ‘Mereka adalah para pezina laki-laki dan perempuan. Begini adzab untuk mereka sampai hari kiamat’.” (HR. Bukhari, dalam sebuah hadits yang panjang).

 

Panas api neraka 70x lipat dari panasnya api dunia.

 

Syariat Islam tidak hanya mengharamkan zina, tetapi mengharamkan apa saja yang mendekatkan seseorang kepada zina, seperti:

 

  1. Keluarnya seorang wanita tanpa menutup seluruh auratnya, dengan pakaian yang terbuka, terkuak, ketat atau tipis. Ini semua diharamkan dan termasuk dosa besar.

 

  1. Memandang lawan jenis yang bukan mahram tanpa keterpaksaan. Juga memandang gambarnya di majalah, tabloid, handphonedan TV. Barang siapa yang meninggalkannya karena Allah ‘Azza wa Jalla, maka akan diganti dengan manisnya iman yang ia rasakan dalam hatinya.

 

  1. Mendengarkan dan memandang penyanyi. Apalagi jika musik dan isinya tentang cumbu rayu, dsb.

 

  1. Pergaulan bebas. Banyak perzinaan terjadi karena ikhtilatdan keakraban di kantor, kampus, sekolah, madrasah, atau di tempat lain.

 

  1. Khalwat(berduaan) antara seorang laki-laki dengan seorang wanita yang bukan mahramnya. “Tidaklah seorang laki-laki berkhalwat dengan wanita yang bukan mahramnya melainkan setan sebagai pihak ketiganya.” (HR. Ahmad)

 

  1. Pacaran. Ini merupakan pintu zina yang besar sekali.

Semua itu sudah Allah ‘Azza wa Jalla haramkan dalam satu ayat. “Dan janganlah kamu mendekati zina. Sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk“. (QS. 17: 32)

 

Allah ‘Azza wa Jalla telah menjelaskan bahwa di antara sifat orang Mu’min yang beruntung mendapatkan kebaikan dunia dan akhirat adalah yang menjaga kemaluannya dari yang diharamkan oleh Allah (QS. 23: 5-7).

 

Ketahuilah, sesungguhnya Allah telah mempersiapkan kenikmatan di sisi-Nya yang jauh lebih baik dan kekal untuk orang-orang yang beriman dan bertawakal kepada-Nya serta menjauhi dosa-dosa besar dan fahisyah (zina) (QS. 42: 36-37).

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.