Menolak Miras

0 169

Kiblatmuslimah.com – Miras alias minuman keras sekarang menjadi bahan pembicaraan hangat. Jagat maya dan nyata ramai membahas rencana investasi miras di Indonesia oleh pemerintah. Melalui Perpres, pemerintah bermaksud meningkatkan produksi miras dan minuman beralkohol. Jangan tanya akibatnya, tentu miras semakin dekat dengan masyarakat.

Berdalih keuntungan ekonomi. Padahal, sebenarnya ini adalah mega proyek untuk merusak generasi muda, khususnya pemuda Islam. Walaupun bukan negara Islam (maksudnya tidak menegakkan syariah Islam secara kenegaraan, red), Indonesia masih menjadi momok bagi ‘musuh’. Mengingat banyaknya jumlah penduduk muslim di Indonesia.

Tanpa adanya Perpres investasi miras pun, kerusakan yang terjadi di Indonesia sudah sangat memprihatinkan. Asosiasi Yayasan Pendidikan Islam (AYPI) menyebutkan ada 14,4 juta remaja Indonesia teridentifikasi mengonsumsi miras. Apa akibatnya? Mengamuk, merusak, bahkan pemerkosaan sebab minuman haram tersebut.

Sebagai seorang muslimah, kita harus mulai waspada dan mengencangkan ikat pinggang. Bersiap karena tugas kita di depan tidak mudah. Apalagi sebagai seorang ibu yang membawa visi dan misi melahirkan generasi pejuang Islam.

Soal miras, musuh tak lelah bicara. Dari film dengan adegan mabuk, sampai vlog YouTubers dengan suguhan minuman haram tersebut. Seakan mereka berkata, “Ini lho minumannya orang gaul.” Pada awalnya masyarakat anti, lama-kelamaan jadi biasa. Suatu saat bukan tidak mungkin, kita berada di masyarakat yang melazimi minum khamr. Na’udzubillah min dzalik.

Menolak sekuat tenaga ide investasi miras ini adalah keharusan. Fenomena ini seharusnya bisa memantik orang tua untuk banyak belajar dan tidak gagap informasi/teknologi. Sebagaimana perkataan Ali bin Abi Tholib, “Didiklah anak-anakmu sesuai dengan zamannya karena mereka bukan hidup di zamanmu”. Wallahu a’lam.
Sumber: https://www.republika.co.id/amp/qpbaah396
Penulis: Ulfah Nadirah

Leave A Reply

Your email address will not be published.