Menghitung Masa Subur dengan Cepat dan Tepat

0 117

Kiblatmuslimah.com – Masa subur adalah tenggang waktu dalam siklus menstruasi wanita saat terjadi ovulasi. Ovulasi adalah lepasnya sel telur dari indung telur yang hanya terjadi sebulan sekali. Jika saat sel telur lepas ada sperma yang membuahi, maka akan terjadi kehamilan. Tetapi jika tidak, maka sel telur akan meluruh dalam waktu 24 jam.

Mengetahui masa subur bukan hanya bermanfaat untuk merencanakan kehamilan, tetapi juga digunakan sebagai metode kontrasepsi alami. Masa subur paling mudah dihitung dengan sistem kalender. Menentukan masa subur dengan sistem kalender ada dua macam, yaitu untuk yang siklus menstruasinya teratur dan tidak teratur.

Menghitung Masa Subur dengan Siklus Haid Teratur

Bagi yang siklus haidnya teratur, masa subur berlangsung 14 tambah atau kurang 2 hari sebelum haid berikutnya. Artinya masa subur berlangsung pada hari ke 16 sampai hari ke 12 sebelum tanggal haid yang akan datang.

Contoh: Seorang wanita terbiasa haid pada tanggal 20 setiap bulannya. Maka, masa subur wanita tersebut adalah pada tanggal (20-16) sampai tanggal (20-12) yaitu tanggal 4-8.

Menghitung Masa Subur dengan Siklus Haid Tidak Teratur

Bagi yang siklus haidnya tidak teratur maka pertama harus dicatat panjang siklus haid sekurang kurangnya selama 6 siklus. Dari jumlah hari pada siklus terpanjang, dikurangi dengan 11 akan diperoleh hari subur terakhir dalam siklus haid tersebut. Sedangkan dari jumlah hari pada siklus terpendek dikurangi 18, diperoleh hari subur pertama dalam siklus haid tersebut.

Misal: siklus haid seorang wanita selama 6 bulan adalah 31, 30, 31, 28, 31 dan 29 hari. siklus terpanjang 31, sedangkan siklus terpendek 28. Masa subur dapat dihitung:          31-11=20, dan 28-18=10, jadi masa subur berlangsung pada hari ke 10 sampai hari ke 20.

Penulis: Ummu Atikah

Sumber: Bidanku.com

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.