Mengapa Umat Islam Mundur?

0 176

Judul : Mengapa Umat Islam Mundur?

Penulis : Samih Athef az-Zein

Penerbit : Pustaka Thariqul Izzah

Cetakan I : Januari 2004

Tebal : x + 70 hal

Peresensi : Zumrotul Khoiriyah

 

 

Kiblatmuslimah.com – Islam adalah agama yang diturunkan Allah SWT kepada Rasulullah Saw untuk seluruh umat manusia. Mengatur seluruh urusan kehidupan, baik hubungan manusia dengan Sang Penciptanya, dirinya sendiri dan sesamanya. Penerapan syariah Islam secara kaffah telah melahirkan tatanan kehidupan yang penuh rahmat bagi seluruh alam.

 

Lebih dari dua belas abad lamanya kaum muslimin hidup dalam naungan daulah islamiyyah sebagai negara adidaya di dunia. Umat Islam telah mencapai puncak kejayaan jauh sebelum bangsa-bangsa Eropa bangkit.

 

Namun saat barat bangkit dengan lahirnya renaissance dan berlangsungnya revolusi industri, daulah khilafah terus mengalami kemerosotan yang teramat parah. Hingga hal yang tidak diinginkan itu pun terjadi yakni runtuhnya institusi negara khilafah pada awal abad ke-XX.

 

Sampai hari ini, dapat disaksikan betapa kaum muslimin masih tercerai berai, hidup dalam sekat-sekat nasionalisme dan terpecah belah menjadi lebih dari 50 negeri muslim. Tak berdaya dalam perlakuan zalim sang penguasa. Umat belum mampu bangkit untuk melanjutkan kehidupan Islam sebagaimana yang sudah ribuan tahun berlangsung di muka bumi.

 

Mengapa umat Islam mundur? Unsur apa saja yang melemahkan kaum muslimin?

Jawabannya dapat ditemukan dalam pembahasan di buku ini. Sangat mencerahkan dan  mencerdaskan umat Islam.

 

Tak dapat dipungkiri bahwa kekuatan pemikiran Islam memiliki pengaruh yang sangat besar untuk membangkitkan umat. Bangkit dari keterpurukan selama satu abad terakhir ini, hidup tanpa ada pelindung dan pembela. Berdakwah adalah kewajiban bagi setiap muslim. Menegakkan syariat Islam di setiap aspek kehidupan menjadi keharusan. Para pengemban dakwah akan terus menerus berjuang, tak pernah lelah menyadarkan umat untuk memahamkan Islam dan memperjuangkannya agar hadir kembali di tengah kehidupan. Meski kesulitan, hambatan dan tantangan akan selalu ada,  optimisme harus terus dijaga.  Allah sudah memberikan kabar gembira bahwa khilafah ‘ala minhajin nubuwwah akan kembali lagi atas izin Allah. Semoga hari kemenangan itu tidak akan lama lagi hadir kembali di tengah kita.

 

#ResensiJuli

Leave A Reply

Your email address will not be published.