Lima Kiat Melatih Anak Terampil di Dapur

0 55

 Kiblatmuslimah.com – Banyak orang tua yang menjauhkan anak-anaknya dari dapur karena menganggap area itu terlalu berbahaya bagi mereka. Padahal memasak adalah salah satu keterampilan hidup yang perlu diajarkan kepada anak.

Jika Anda belum tahu cara memulainya, berikut adalah langkah mengajarkan buah hati memasak berdasarkan usia dan bisa dimulai dari umur dua tahun.

Dikutip dari laman The Asian Parent, Anda juga perlu menyadari bahwa beberapa anak mungkin lebih fokus dibanding anak-anak lainnya. Jadi janganlah terlalu terburu-buru. Ketahui waktu harus mempercayai dan melepaskan mereka sendiri.

Buat mereka nyaman dengan dapur (usia 2-3 tahun)

Untuk anak-anak yang masih sangat kecil, Anda harus mengawasinya dengan ketat. Buat mereka mengenal dapur dengan memberikannya tugas kecil seperti menyusun masakan di meja (hindari piring kaca), mengaduk makanan atau minuman yang ringan, memeras lemon dan sebagainya.

Mulai dari yang sederhana (usia 4-5 tahun)

Pada usia ini anak-anak seharusnya sudah bisa menyiapkan makanan sederhana seperti membuat serealnya sendiri atau mengoleskan selai di roti. Ajarkan mereka cara menuangkan susu atau jus dari teko atau karton. Namun, pastikan itu tidak terlalu berat untuk mereka. Jika tumpah, biarkan saja karena itu bisa terjadi. Ajarkan mereka untuk membersihkannya juga.

Bangun keterampilan secara bertahap (usia 6-7 tahun)

Pada tahap ini, motorik halus anak-anak sudah cukup terbentuk. Jadi Anda bisa mengajarkan mereka cara menggunakan pisau dengan aman. Bisa dimulai dengan bahan yang lembut seperti pisang dan alpukat. Kemudian meningkat dengan menggunakan kentang, bawang dan ketimun. Selain itu, juga bisa meminta mereka membantu mengupas kentang, mendekorasi piring makan atau memarut keju.

Mengajarkan keselamatan (usia 8-9 tahun)

Saat Anda menilai sang buah hati siap menggunakan kompor. Pastikan untuk selalu mengawasi mereka secara ketat dan berikan pemahaman tentang bahayanya. Jika Anda merasa mereka belum cukup siap, bisa dimulai dengan menggunakan oven pemanggang. Anak yang sudah cukup besar juga bisa membantu dengan membacakan resep ketika menyiapkan masakan.

Beri kebebasan dengan tetap di bawah pengawasan orang tua (usia 10-12 tahun)

Ketika anak sudah menguasai keterampilan dasar di dapur dan percaya diri dengan kemampuan mereka, Anda bisa membiarkan mereka menyiapkan makanan sendiri. Dorong mereka dengan membiarkan memilih makanan yang ingin disiapkan. Tapi, minta mereka untuk menyiapkan masakan yang sehat namun praktis. Anda bisa mengawasi dari jauh, sehingga bisa tetap mengingatkan aturan-aturan di dapur, seperti mencuci tangan setelah mengolah ayam dan lain sebagainya.

Sebagai catatan, dapur memang penuh dengan benda berbahaya bagi anak. Jadi pastikan tetap mengawasi dengan ketat. Tapi jangan juga membuat mereka cemas atau mereka akan kehilangan semangat. Sebaiknya jangan ajarkan mereka ketika Anda terburu-buru menyiapkan makanan. Pilihlah waktu akhir pekan ketika punya banyak waktu luang sehingga bisa lebih santai.

 

Sumber artikel: viva.co.id

Leave A Reply

Your email address will not be published.