Khatun As-Sufriyah: Ibunda Dua Raja yang Adil

0 82

Kiblatmuslimah.com – Dalam bukunya Al-Bidayah wan Nihayah, Imam Ibnu Katsir berkomentar, “Khatun adalah perempuan yang banyak bersedekah dan berbuat baik kepada manusia. Di dalam dirinya terdapat agama serta kebaikan.”

Sedari kecil, Khatun tumbuh di rumah yang adil, baik dan shalih. Yaitu Daulah Saljuk. Mereka adalah orang-orang yang baik, shalih dan mencintai keadilan. Mereka menguasai negeri Turki hingga Yaman. Pimpinannya adalah Sultan Maliksyah bin Abi Syuja’ Alib Arsalan yang merupakan seorang imam yang adil dan baik, menggugurkan pajak serta menebarkan keadilan.

Sejak perang bergejolak, Khatun senantiasa mencari keluarga, saudara dan ibunya. Hingga ia bisa bertemu dengan mereka, setelah terpisah 40 tahun. Ketika ibunya datang, Khatun duduk di samping ibunya untuk melihat dan mengeceknya, masih mengenalinya ataukah tidak. Ketika mereka berbincang-bincang, ibunya pun mengenali putrinya dan memeluknya.

Dalam kitabnya, Al-Bidayah wan Nihayah, Imam Ibnu Katsir berkata, “Sultan Maliksyah termasuk raja terbaik dan memiliki rekam jejak hidup yang bagus. Seorang yang adil, penyayang, ramah dan hubungannya terjalin baik.” Sifat-sifat itu ditiru oleh putra-putranya. Sebagaimana ayahnya mengikuti jejak pendahulunya, Sultan Agung Alib Arsalan, salah satu tokoh dalam keadilan dan jihad. Beliau berhasil mengalahkan orang-orang Turki dalam peristiwa terkenal.

Karena pada saat itu, Alib Arsalan memakai kain kafan dan berperang sebagaimana perangnya para pemberani. Sehingga Allah memenangkan Alib Arsalan dalam peristiwa yang lukanya masih terus membekas di hati orang-orang Barat, hingga kini. Alib Arsalan memenangi perang Manzikart dan menaklukkan Bizantium.

Khatun adalah istri dari Sultan Maliksyah. Namanya terpuji dari buah kebenaran dan kesabaran di sepanjang masa. Dari rahimnya, ia tidak melahirkan para khalifah. Melainkan dua raja yang adil dan baik, yaitu Muhammad dan Sanjar.

Sultan Maliksyah memiliki dua putra, Muhammad dan Sanjar. Tentang putranya, Muhammad, Imam As-Suyuthi berkata, “Ia adalah orang yang adil, rekam jejaknya bagus dan menghilangkan pajak.”

Semoga Allah merahmati Khatun As-Sufriyah, kedua putra dan suaminya serta siapapun yang bersikap adil dalam keluarga yang diberkahi ini.

Referensi: Jumuah Saad. 2016. Ibunda Tokoh-Tokoh Teladan: Kisah Inspiratif di Balik Lahirnya Orang-Orang Hebat. Aqwam: Solo.

[Peni Nh]

Leave A Reply

Your email address will not be published.