Kedatangan Islam di Bumi Moro

0 138

Kiblatmuslimah.com – Moro, biasa dikenal sebagai Filipina Selatan merupakan wilayah gabungan dari beberapa pulau. Salah satunya adalah Pulau Mindanao yang merupakan pulau terbesar kedua setelah Pulau Luzon. Memiliki luas area sekitar 116.892 km2 dan populasi penduduknya lebih dari 20 juta manusia, 12 juta di antaranya adalah muslim.

 

Kepulauan Mindanao terbagi menjadi enam daerah administratif yang dipaksakan oleh pemerintah penjajah Filipina. Salah satu daerah tersebut adalah daerah khusus yang didominasi oleh penduduk muslim, yaitu Autonomus Region in Muslim Mindanao (ARMM).

 

Islam masuk ke daerah Moro lebih dulu daripada Kristen, yaitu pada tahun 1210 M. Islam terus berkembang di bumi Moro hingga kedatangan Ferdinand Magellan di kawasan Filipina, menyebarkan ajaran Kristen pada tahun 1521 M. Ferdinand adalah orang Portugis yang bekerja untuk kepentingan Spanyol.

 

Masuknya Islam ke daerah Moro tak lepas dari aktivitas perdagangan dan peran dai. Para pedagang Arab yang sampai di Moro terus mengenalkan Islam kepada penduduk. Tak lupa juga para dai dari kesultanan Indonesia dan Malaysia menyebar ke daerah-daerah. Dalam waktu singkat setelah kedatangan Islam, terbentuk kesultanan-kesultanan Islam yang memiliki pemerintahan dan berdaulat.

 

Perkembangan Islam yang pesat setelah Perang Dunia II turut dirasakan kaum muslimin Moro. Pada tahun 1960-an, kaum muslimin Moro banyak yang belajar ke Timur Tengah melalui jalur haji dan umrah. Sekembalinya dari Timur Tengah, mereka menyebar ke pulau-pulau dan desa-desa di wilayah Filipina untuk mendakwahkan Islam.

 

Hasilnya, kaum muslimin Moro mampu membangun banyak masjid-masjid baru dan sekolah-sekolah yang mempelajari agama Islam, Al-Qur’an, Fikih dan yang lainnya. Salah satu instansi yang paling besar di Mindanao adalah Jamiatul Philipine Al-Islamia di kota Marawi dan Ma’had Ibnu Taimiyah di kota Cotabato.

 

Penulis: Daffa An-Nuur

Editor: UmmA

Pustaka: Abu Ibrahim Muhammad Daud. 2008. The Secret Jihad of Moro. Solo: Media Islamika.

Leave A Reply

Your email address will not be published.