Jadikan Salat Malam Budaya Keluarga

0 87

Kiblatmuslimah.com – Salah satu amalan orang-orang saleh, mulai dari baginda Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam hingga guru-guru kita saat ini, ialah mengisi sepertiga malam terakhir dengan mendirikan salat malam. Bermunajat di keheningan sepertiga malam hingga subuh menjelang.

Pada sepertiga malam terakhir, Allah dengan rahmat-Nya yang luas menjumpai kita semua. Dia subhanahu wa ta’ala memanggil seluruh umat.

Seperti firman Allah, “Siapa yang berdoa kepada-Ku di sepertiga malam terakhir ini maka pasti Aku ijabah.”

“Siapa yang meminta kepada-Ku di sepertiga malam terakhir ini maka pasti Aku beri.”

“Siapa yang memohon ampun kepada-Ku di sepertiga malam terakhir ini maka pasti Aku ampuni.”

Salat malam adalah kebiasaan bermanfaat yang disukai oleh orang bertaqwa. Seperti dalam firman-Nya, “Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam dan selalu memohon ampunan di waktu pagi sebelum fajar.” (QS. Adz-Dzariyat: 17-18)

Saat yang terindah untuk berjumpa dengan Allah Sang Pencipta. Kemuliaan salat malam ini sangat disayangkan jika kita nikmati sendiri. Menghidupkan qiyamul lail bersama keluarga, saling membangunkan dan melanjutkan dengan tilawah bersama, akan semakin membuat hubungan antaranggota keluarga semakin tenteram.

Salat malam adalah aktivitas sunah yang bisa membuat diri kita masuk ke dalam surga. Alangkah bahagianya jika seluruh keluarga kita masuk surga bersama karena salat malam.

“Wahai sekalian manusia, sebarkanlah salam, berilah makan, sambunglah tali persaudaraan dan salatlah ketika manusia terlelap tidur pada waktu malam niscaya engkau akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah)

Sabda Rasul, “Hendaklah kalian melakukan salat malam, karena salat malam itu adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian. Dia adalah ibadah yang mendekatkan diri pada Allah serta penutup kesalahan dan sebagai penghapus dosa.” (HR. At Tirmidzi)

Setiap sepertiga malam, Allah turun ke langit bumi. Membangunkan manusia agar mengerjakan salat malam. Ada orang yang memenuhi panggilan-Nya, ada juga yang tidak.

Setan akan sekuat tenaga berusaha menghalangi manusia untuk terjaga, memenuhi panggilan Rabbnya.

Setiap malam, saat kita tertidur maka setan akan mengikat kepala kita dengan 3 ikatan. Setan selalu berkata, “Tidur saja malam masih panjang!”

Jika kita terjaga kemudian mengucap hamdalah maka ikatan setan pertama akan terlepas. Jika langsung berwudhu maka ikatan kedua juga akan terlepas. Jika ia mengerjakan salat malam meski 2 rakaat maka seluruh ikatan setan akan terlepas dari tubuh kita.

Bila kita berhasil bangun malam dan melepas semua ikatan setan maka kita akan menjadi manusia yang bersemangat dan berenergi. Bila tidak bangun malam maka harinya akan terasa lemas tak bersemangat.

Salat malam akan membuat hidup berumah tangga semakin harmonis. Rahmat Allah berlimpah untuk keluarga yang menghidupkan salat malam.

Sabda Nabi, “Allah merahmati seorang suami/istri yang terbangun malam lalu mendirikan salat. Ia bangunkan pasangannya. Bila pasangannya tak mau bangun maka dipercikkanlah ke wajahnya air (agar ia bangun).”

Agar dapat mudah bangun dan mengerjakan salat malam:

  1. Tidur sesegera mungkin. Rasul shalallahu ‘alaihi wa sallam memakruhkan berbicara sesudah Isya. Ini agar manusia segera tidur dan bisa bangun malam.
  2. Jangan makan terlalu kenyang yang mengakibatkan tidur bertambah pulas.
  3. Berniat untuk bangun malam dan jangan lupa berdoa kepada Allah agar diberi pertolongan untuk bisa bangun malam.
  4. Lekas bangun saat terjaga dan janganlah menunda.
  5. Mulailah salat malam dengan bacaan ringan tidak terlalu panjang, bila merasakan kekhusyukan teruskan dengan bacaan panjang.
  6. Meski 2 rakaat asal rutin itu lebih bagus dari 11 rakaat namun jarang dilakukan.
  7. Bila mengantuk saat salat malam maka tidurlah! Rasul pun menyempatkn tidur menjelang Subuh.
  8. Perbanyak doa kepada Allah sebab ini adalah saat yang mustajab untuk meminta.
  9. Berdoa agar diberi kemampuan untuk bisa selalu mengerjakan salat malam.
  10. Sempatkan qailulah (tidur siang) karena ia bermanfaat untuk kesehatan & membantu untuk bangun salat malam.

Mari ajak seluruh anggota keluarga kita bertemu Allah setiap hari di sepertiga malam yang syahdu.

Sumber: Kumpulan tausiah Ust. Bobby Herwibowo Lc.

Penulis: Ekadeffa

Editor: UmmA

Leave A Reply

Your email address will not be published.