Hikmah Kisah Nabi Yusuf dan Nabi Musa: Sinergi Peran Ayah dan Ibu

0 137

Kiblatmuslimah.com – Di dalam Al Qur’an, terdapat komparasi kisah yang menakjubkan, yaitu kisah nabi Yusuf dan nabi Musa, terkait pendidikan anak.

 

Terdapat irisan kisah di antara keduanya. Mereka sama-sama tinggal di Mesir dan pernah mengalami hidup terasing karena dibuang. Bedanya, nabi Yusuf dibuang karena kemarahan, sedangkan nabi Musa dibuang karena kasih sayang.

 

Selepas dibuang, keduanya berpindah hidup di kerajaan, mengalami turbulensi di dalam istana, lalu menjadi orang besar dengan masing-masing keistimewaannya.

 

Yang menarik, kisah nabi Yusuf yang terdapat di surah Yusuf ini, eksplorasi peran orang tua yang ditonjolkan adalah peran ayah. Sedangkan kisah lengkap nabi Musa yang terdapat di surah Al Qashash, menyorot peran ibu dalam pendidikan Musa kecil.

 

Hal ini menjadi bukti kuat bahwa Al Qur’an telah memberi contoh yang proporsional tentang sinergi peran ayah dan ibu dalam pendidikan anak. Bukan menitikberatkan pada satu sosok saja. Sebab, pada kisah nabi Yusuf maupun nabi Musa tersebut, kita dapat mengambil pelajaran bahwa ayah dan ibu menjadi pengawal kebesaran mereka.

 

Di atas semua itu, baik peran ayah maupun ibu, hendaknya kita terus mengingat bahwa anak adalah amanah yang kelak pasti dimintai pertanggungjawaban di akhirat, tanpa memonopoli tugas ini kepada satu pihak saja. Barangkali ada benarnya kalimat ini, “Ibu adalah sekolah pertama anak-anak dan ayah adalah kepala sekolahnya.”

 

Laa haula wa laa quwwata illaa billaah. [Ummu Maryam]

Leave A Reply

Your email address will not be published.