Ciri Istri Ideologis : 1) Senantiasa Mentarbiyah Diri

2 271

Kiblatmuslimah.com – Ilmu layaknya pelita yang menyinari kegelapan. Jika kejahilan kita ibaratkan gelapnya malam, maka ilmu adalah terangnya bulan. Malam serasa begitu pekat tanpa hadirnya rembulan. Begitupula seseorang akan terlihat kosong melompong jika tidak dihiasi dengan ilmu. Setiap tindakan dan perkataannya seperti angin. Tak berisi, sekonyong-konyong hilang tanpa meninggalkan bekas yang berarti. Karenanya ilmu merupakan bekal perjalanan manusia yang paling vital. Bahkan, ibadah dan segala proses penghambaan kita terhadap illah tidak akan diterima tanpa adanya ilmu. Karena ilmu amal akan diterima, tanpa ilmu amal sia-sia belaka. Terlebih bagi seorang istri ideologis, yang hadir bukan sekedar untuk pemenuhan biologis. Ilmu menjadi satu-satunya perantara yang dapat menyeimbangkan kedudukan antar suami dan istri.

Istri ideologis ialah istri yang mengerti dan turut serta mengikuti jalan hidup suaminya. Dia adalah istri yang memahami ‘dunia’ suaminya. Meski tidak harus sepenuhnya mengetahui satu persatu sepak terjang sang suami. Karena seorang aktifis dakwah tentu memiliki rambu-rambu privacy tersendiri untuk tidak seutuhnya melibatkan istri dalam setiap detil persoalan dakwah. Namun disinilah kewajiban suami untuk mendidik istri dengan tarbiyah yang seimbang. Seimbang dari aspek ilahiyah dan fikriyah. Istri yang cerdas secara fikriyah jika tidak dibarengi dengan tarbiyah iman pasti akan sulit untuk tunduk dan taat. Hawa nafsunya yang besar jika tidak dipoles dengan tarbiyah imaniyah akan menjadi batu sandungan bagi pergerakan suaminya. Istri yang terdidik dengan seimbang tentu akan jauh berbeda kebermanfaatannya dengan yang tidak. Proses tarbiyah inilah sebenarnya kunci keberhasilan dakwah itu sendiri.  Bagaimana suami menyiapkan istri sebagai agen delegasi terpercaya yang siap sedia saat dibutuhkan. Inilah kunci kesuksesan pasangan ideologis.

Seorang istri pendamping ikhwan muqimuddien diharapkan senantiasa mentarbiyah diri. Karena ilmu syar’i akan menundukkan pemiliknya pada ketaatan terhadap Rabbnya. Ilmu juga meninggikan derajat bagi yang memilikinya. Keimanan yang dibingkai dengan ilmu akan melejitkan potensi dalam ber iqomatuddien. Sebaliknya jika ilmu tidak dibarengi dengan keimanan, akan membuat pemiliknya terbuai oleh logika hingga bisa jadi terjerat pada talbis liberal yang menuhankan akal dan kebebasan. “Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majelis”, Maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu”, Maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. dan Allah Maha mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al Mujaadilah: 11)

Manfaat tarbiyah bagi muslimah multazimah sangatlah penting. Bahkan tarbiyah menjadi sebuah kewajiban yang sudah semestinya diutamakan. Dengan tarbiyah muslimah bisa selalu up grade pengetahuan dan wawasannya. Jika wawasannya bertambah tentu akan semakin meningkatkan kemampuannya untuk memahami aktifitas dakwah sang suami. Harapannya seiring dengan pemahamannya itu, kecakapan dalam menyelesaikan problematika hidupnya pun bertambah. Karena seorang istri ideologis dituntut untuk mampu menjadi problem solver di waktu-waktu yang suami tidak bisa mendampingi. Selanjutnya apabila seorang istri terdidik dengan baik ia akan mampu menjalankan perannya sebagai pendidik anak-anaknya. Ibu yang telah dipoles oleh tarbiyah islamiyah tentu akan melahirkan keturunan yang berkualitas pula. Terakhir manfaat tarbiyah bagi seorang muslimah ialah mampu menjadi teladan atau bahkan trendsetter islami di kalangan masyarakat. Dirinya akan mampu membawa diri di dalam lingkungan, serta lebih dari itu yakni bisa menciptakan lingkungan yang kondusif dengan islam sebagai atmosfernya.

Zahwah Abida

Bersambung Ciri Istri Ideologis : 2) Taat dan Patuh Kepada Suami Karena Allah 

 

2 Comments
  1. […] Baca sebelumnya Ciri Istri Ideologis : 1) Senantiasa Mentarbiyah Diri […]

  2. […] Bersambung Ciri Istri Ideologis : 1) Senantiasa Mentarbiyah Diri […]

Leave A Reply

Your email address will not be published.