Benarkah Non-MSG Lebih Sehat?

0 129

Kiblatmuslimah.com – Akhir-akhir ini kita banyak disuguh dengan berbagai produk makanan dengan label Non-MSG. Konon, makanan tersebut dijamin lebih aman dan sehat dibanding dengan yang ber-MSG. Sebagai informasi, MSG (orang biasa menyebut micin) adalah singkatan monosodium glutamat, salah satu bahan tambahan yang dapat menambah cita rasa masakan. MSG memang sempat menjadi perbincangan karena efek bahayanya.

 

Namun, ahli pangan telah mengkonfirmasi bahwa MSG aman digunakan dalam batas wajar, kecuali bagi mereka yang memiliki alergi terhadapnya. BPOM dalam regulasinya telah menyebutkan bahwa MSG memiliki toksisitas rendah. Makanan dinilai sehat atau kurang sehat bukan dari ada tidaknya MSG. Pun dalam aturan BPOM, tidak boleh memberi label Non-MSG pada bahan pangan. Diperbolehkan adalah tanpa penguat rasa. Namun, kita perlu kritis bahwa penguat rasa tidak hanya MSG. Jika dalam pembuatan makanan tersebut menggunakan kaldu jamur, organik, yeast ekstrak (ragi) dan lain sebagainya yang fungsinya untuk menambah cita rasa, sama saja mengandung micin (penguat rasa).

 

Sebagai konsumen, kita perlu bijak terhadap produk yang dibeli. Terlebih makanan yang di dalam Islam memiliki konsep tegas halal dan thayyib. Penting bagi ibu untuk mengetahui asupan makanan bagi anggota keluarga, termasuk riwayat alergi makanan. Ibu pun perlu cerdas dalam membaca iklan, sejujur-jujurnya tetap mengandung ajakan untuk membeli, bukan?

 

Dalam kaidahnya pun, micin, gula, garam sama-sama aman, selama tidak berlebihan dan tidak memiliki riwayat sakit atau alergi bahan tersebut. Wallahu a’lam.

 

Sumber :

https://www.facebook.com/709844360/posts/10158995716904361/

https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://bikinpabrik.id/wp-content/uploads/2019/03/PerKBPOM-No-23-Tahun-2013-Tentang-BTP-Penguat-Rasa.pdf&ved=2ahUKEwix0rH93M_uAhUmBKYKHco9D4g4KBAWMAh6BAgAEAE&usg=AOvVaw3Uh3B4cMjc2C4ffAzwjG9K

Oleh: Nur Fadhilah, Amd

Leave A Reply

Your email address will not be published.