Begini Seharusnya Potret Islam

0 166

Kiblatmuslimah.com – Jika ditanya tentang potret Islam yang semestinya, kita harus lari menuju masa permulaan lahirnya. Yup, yaitu di masa Muhammad Rasulullah shalallahu alaihi wa salam dan para sahabatnya.

 

Ibarat mata air, generasi awal adalah potret paling jernih, bersih dan lebih dekat dengan ridha Allah. Nggak perlu ditanya keimanan dan amal mereka.

 

Mereka adalah sahabat Rasulullah, orang yang setia mendampingi beratnya ujian Islam saat permulaan. Mereka pula yang menjadi saksi turunnya wahyu Al-Qur’an, (atas karunia Allah) melihat Rasulullah shalat, bahkan ketika tersenyum.

 

Sebut saja kisah luar biasanya Islam mengubah jiwa seseorang. Ada shahabiyah yang tiada gentar dengan kesyahidan empat anaknya. Padahal sebelumnya, dikenal lemah meratapi kematian saudaranya. Dia Khansa’ Ummu Mujahid. Ketika Islam merasuk dalam hatinya, ia pastikan aktivitasnya diridhai oleh Allah dan Rasul-Nya.

 

Inilah iman dan manifestasinya dalam amal yang kita sebut dengan akidah Islam. Akidah bukan hanya teori dan pengakuan. Akidah sejatinya adalah pengakuan dalam qalbu disertai amalan anggota badan.

 

Dari titik ini kita tahu bahwa mereka generasi yang memiliki akidah lurus, sebagaimana yang Allah dan Rasul-Nya inginkan. Akidah adalah motor pendorong amal seseorang. Akidah yang lurus harus memantulkan amal yang dicintai oleh Allah sang pencipta, walau berat di era sekarang, di abad ke-15 setelah berlalunya generasi awal.

 

Namun jangan sedih. Kita hanya perlu kembali mengulang peradaban dengan mengembalikan akidah Islam yang lurus kepada setiap muslim. Akidah tauhid, tiada Ilah yang berhak disembah kecuali Allah dan Muhammad adalah Rasulullah. Akidahnya para nabi, sejak Nabi Adam Alaihis Salam hingga Nabi Muhammad Shalallahu Alaihi wa Salam. Dilanjutkan oleh para sahabat setia Rasulullah dan setiap hamba yang meniti jalan ini hingga hari kiamat.

 

Semoga Allah menjadikan kita istiqamah di jalan ini. Aamiin.

 

Ulfah Nadirah

Leave A Reply

Your email address will not be published.