Batuk pada Anak

0 148

 

Kiblatmuslimah.com – Pergantian musim membuat suhu lingkungan menjadi tidak menentu. Sehingga daya tahan tubuh menjadi mudah turun dan bakteri atau virus mudah masuk dalam tubuh. Akan tetapi yang perlu diketahui bahwa batuk merupakan suatu upaya alami tubuh untuk mengeluarkan lendir atau benda asing dari dalam paru-paru atau aliran udara yang tersumbat.

 

Selama batuk anak tidak menyebabkan gangguan makan, minum, pernafasan, dan tidak ada suara mengi yang mengiringi, bunda sebenarnya tidak perlu terlalu khawatir. Meski anak terlihat terganggu tetapi batuk membuat lendir yang ada di belakang tenggorokan dan dada menjadi bersih.

 

Batuk ini dapat disebabkan:

a. Flu sering memicu reaksi batuk sebagai upaya untuk mengeluarkan lendir.

b. Infeksi bakteri dan virus juga dapat menyebabkan batuk yang disertai dengan demam.

c. Gejala asma. Batuk jenis ini disertai dengan suara mengi atau sesak nafas. Biasanya terjadi batuk dalam waktu yang lama setelah anak berlari-lari atau muncul saat malam.

d. Faktor udara atau lingkungan.

 

Perawatan batuk di rumah

Sebagian besar batuk yang terjadi pada anak disebabkan oleh virus. Batuk yang disebabkan oleh virus ini dapat berlangsung hingga 2 minggu. Oleh sebab itu hindarilah penggunaan antibiotik karena tidak efektif untuk mengobati batuk karena virus.

 

Selama anak tidak terganggu waktu tidurnya, tidak diperlukan penggunaan obat batuk dan tidak disarankan pemberian obat batuk yang dijual bebas untuk anak usia di bawah 6 bulan.

 

Bunda dapat membuat anak menjadi lebih nyaman dengan:

a. Menjaga anak cukup cairan. Teh hangat, jus jeruk lemon hangat ditambah madu dapat mencegah dehidrasi dan melegakan tenggorokan. Selain itu konsumsi makanan yang mengandung vitamin C dapat meningkatkan daya tahan tubuh anak. Perlu diingat untuk menggunakan madu asli untuk anak, terutama untuk anak dibawah 1 tahun.

b. Berikan sup hangat, untuk membantu melegakan tenggorokan.

c. Jika batuk terjadi terus-menerus, bunda dapat duduk bersama anak dan menghirup uap air panas dalam baskom selama 20 menit. Atau bawa anak keluar rumah untuk menghirup udara luar.

d. Jika bunda memiliki alat pelembab ruangan, bisa digunakan sebelum anak tidur.

 

Bawalah anak bunda ke tenaga kesehatan bila anak menunjukkan kondisi yang semakin parah seperti:

 Kesulitan bernapas atau napas lebih cepat dari biasanya.

 Demam makin parah.

 Pucat atau biru pada bibir, lidah, atau wajah.

 Demam dan batuk terjadi pada bayi usia kurang dari tiga bulan.

 Napas berbunyi setelah batuk.

 Anak tampak lemas, rewel, dan tidak nyaman.

 Dehidrasi yang ditandai dengan mulut kering, pusing, mengantuk, menangis tanpa air mata, mata cekung, dan lebih sedikit buang air kecil.

 Batuk disertai darah.

 

Mencegah batuk

Tidak mudah untuk mencegah batuk pada anak. Akan tetapi ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk meminimalisir penularan, seperti sesering mungkin mengajak anak untuk mencuci tangan, jangan mendekati orang yang terkena flu dan juga larang perokok untuk mendekati rumah atau tempat bermain anak.

 

Batuk memang merupakan respon alami tubuh untuk mengeluaran lendir dan dahak. Oleh karena itu juga perlu untuk disikapi secara tepat, lakukanlah perawatan di rumah untuk melegakan tenggorokan. Apabila terjadi kondisi yang semakin parah segeralah menghubungi tenaga kesehatan.

 

Penulis: Ivadilla Azzahra

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.