Alkohol yang Haram

0 143

Kiblatmuslimah.com – Sebagai seorang muslim yang senantiasa berusaha menjaga syari’at Islam, kita pasti akan memiliki perhatian lebih terhadap apa-apa yang Allah perintahkan dan larang. Salah satunya tentang alkohol. Ketika dengar kata alkohol, akan langsung teringat dengan minuman keras (khamr). Inilah yang perlu diluruskan. Perlu diketahui alkohol tidak musti khamr. Sementara khamr pasti mengandung alkohol.

 

Dalam ilmu kimia, alkohol adalah salah satu nama senyawa organik. Senyawa organik berarti bisa didapat di alam. Bahkan dalam sebutir buah/sayur yang kita konsumsi, ada senyawa alkohol dalam jumlah yang sedikit, seperti anggur dan kentang. Kemudian tidak lantas menjadi haram karena kandungan alkohol nya, bukan?

 

Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin berkata, “Khamr diharamkan karena illat (sebab pelarangannya) yaitu karena memabukkan. Jika illat tersebut hilang, maka sebab pengharamamnya pun hilang. Illat khamr ini berdasarkan Al-Qur’an, As-sunnah, dan Ijma Ulama.” Di Indonesia, minuman dikatakan mengandung khamr jika memiliki kadar alkohol 1% menurut fatwa MUI tahun 2001. Maka, tidak benar bahwa alkohol itu haram secara umum.

 

Contoh lain adalah tape. Tape memiliki kandungan alkohol dalam jumlah sedikit. Untuk dapat memberikan efek mabuk maka seseorang harus makan berkilogram tape. Maka dari itu tape halal menurut fatwa MUI. Belum sampe membuat mabuk, tubuh kita sudah menolak karena kenyang.

 

Lain halnya dengan alkohol 70% (etanol 70%) yang biasa digunakan sebagai bahan antiseptik tubuh. Secara umum halal dan boleh digunakan untuk antiseptik, bukan diminum. Ketika seseorang meninum alkohol 70% tersebut, bukan mabuk tetapi membuat orang tersebut mati.

 

Syaikh Muhammad Rosyid Ridho berkata, “Alkohol adalah zat suci yang mensucikan. Alkohol adalah zat yang urgen dalam dunia farmasi dan pengobatan kedokteran serta pabrik (industri). Pengharaman penggunaan alkohol bagi kaum muslimin menghalangi mereka untuk menjadi pakar dalam banyak bidang ilmu dan teknologi. Hal ini bisa membuat orang kafir unggul atas umat muslim dalam bidang kimia, farmasi, kedokteran, pengobatan dan industri. Pengharaman alkohol bisa jadi merupakan sebab terbesar meninggalnya orang yang sakit dan terluka atau menyebabkan lama sembuh atau semakin parah.” Syaikh Utsaimin lantas berkata, “Ini perkataan yang bagus dari beliau”. Wallahu ‘Alam.

 

Nur Fadhilah Narlinda

Sumber: https://rumaysho.com/812-salah-kaprah-dengan-alkohol-dan-khomr.html

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.