Albania (Bagian 2)

0 95

Sebelumnya Albania (Bagian 1)

Kiblatmuslimah.com – Antusiasme warga muslim Albania dalam menjalani kehidupan agama begitu besar, akan tetapi sebagian warga telah lupa tata cara beribadah. Menilik kondisi seperti itu, pemerintah berupaya mengembalikan fungsi pengajaran agama Islam. Lalu dilaksanakannya sebuah lembaga, yayasan atau sekolah-sekolah agama yang sebelumnya melakukan aktivitas secara terpisah dan tersebar di setiap masjid. Lembaga pengajaran agama tersebar berlokasi di Tirani.

Restorasi Masjid

Salah satu tugas berat yang dihadapi Presiden Sali Berisha di awal masa pemerintahannya adalah upaya merenovasi tempat-tempat ibadah. Mengingat telah banyak sarana ibadah, terutama masjid yang hancur dan rusak selama era komunis sehingga membutuhkan penanganan segera.

Di antara para ahli yang ditugaskan merestorasi masjid dan situs peninggalan Islam adalah Sulejman Dashi. Dia mengatakan, di Albania terdapat sekitar 800 masjid, ditambah 360 situs bersejarah lainnya. Masjid tertua dari tahun 1380 diperbaiki, berlokasi di kota Berat. Masjid ini dibangun pada kekhalifahan Turki saat menguasai Albania.

Masjid bersejarah lainnya adalah yang terletak di kota Kora, dekat dengan perbayasan Yunani. Masjid Ilias Mirahori ini dibangun pada 1494. Satu lagi adalah masjid tua dari tahun 1779 di Kota Kruje di utara ibu kota Tirana.

Dashi dan timnya juga merestorasi masjid di Gjirokastor, kota kelahiran Enver Hoxha serta masjid di Pegin, tak jauh dari kota Elbasan. Masjid Abdurrahman Pasha di Pegin ini adalah salah satu elemen penting kebudayaan Islam di Albania. Dibangun pada 1822, masjid Pegin memiliki sebuah menara jam dan menara azan yang terkoneksi dengan bangunan utama. Ini salah satu masjid Albania yang dipengaruhi arsitektur Turki Ustmani.

Masjid akan selalu menjadi pusat kegiatan umat Islam Albania, karena di sana mereka memperoleh pencerahan dan kedamaian hidup. Masjid juga berperan dalam menumbuhkan semangat keislaman, meski dalam kondisi serba sulit.

 

Peresume: PramudyaZeen

Sumber: Majalah An-najah. Albania. Edisi 55. Rabiul Akhir1431/April 2010. Hal: 36-39.

Leave A Reply

Your email address will not be published.